Berburu Ramen di Kota Gudeg

Posted on Updated on

image

Kesukaanku akan komik Jepang (manga), membuatku penasaran dan menyukai segala hal tentang Jepang. Begitu pintarnya para mangaka (pengarang komik) mengekspos negara mereka, membuatku berangan-angan untuk bisa menjejakkan kakiku di Negeri Matahari Terbit suatu saat nanti. Dan melihat dengan mata kepalaku sendiri keindahan dan keunikan Jepang, seperti yang tergambarkan dalam manga kesukaanku.
Kesukaanku membaca manga telah kumulai dari kelas 3 SD, dan sampai sekarang di usiaku yang telah mencapai seperempat abad, aku masih cinta dengan manga. Sudah banyak judul manga yang kubaca, dari berbagai genre. Dari yang membuatku tertawa terbahak-bahak sampai yang membuatku menangis tersedu-sedu. Bahkan ada manga yang membuat kita harus berfikir ekstra keras untuk dapat mencerna apa maksud si mangaka. Karena hal inilah, aku gak setuju dengan pendapat yang mengatakan, ‘komik atau manga hanya bacaan untuk anak-anak’. Weits, jangan salah, banyak banget cerita manga yang justru tidak tepat untuk dibaca anak-anak. Jadi, baca dulu baru komentar, (^_^)v
Jepang, begitu banyak hal darinya yang membuatku sangat tertarik terutama soal makanan. Maklum sebagai orang yang hobi makan, aku termasuk orang yang suka berwisata kuliner dan mencoba makanan baru, yang penting Halal tapinya. Ramen, salah satu makanan yang membuatku ngebet banget pengen mencicipinya. Ini gegara nonton anime Naruto, kan tokoh utamanya hobi banget makan ramen. Dan beruntunglah aku, karena aku melanjutkan pendidikan S1ku di kota gudeg, yang terkenal dengan julukan kota pelajarnya dan surganya kuliner. Selain karena di sini ada banyak ragam jenis kuliner yang bisa dicoba, di sini juga surganya pecinta manga sepertiku. Banyaknya taman bacaan yang menyewakan manga, membuatku makin betah aja tinggal lama di kota ini. Yup 5 tahun lamanya aku ngendon di sini menyelesaikan studiku selama 4th 4bln dan selebihnya waktunya maen di kota pelajar ini. Dua tahun kucoba mencari peruntungan di kota lain, lah tahun 2013 ini aku malah balik lagi ke kota ini, mungkin ini jodoh (^_^)/
Ramen, ternyata ada di kota gudeg ini. Dari tahun 2009 aku mulai berburu penjual ramen, waktu itu masih bisa dihitung dengan jari sebelah tangan, kios yang menjual ramen. Tapi sekarang, 4 tahun setelah perburuan pertamaku kios ramen menjamur di kota gudeg ini. Tapi sayang hatiku telah terpaut pada satu kios penjual ramen. Jadi kalau kepengen banget makan ramen, aku pasti langsung meluncur ke sana.
Kelebihan dari kios satu ini adalah porsinya yang besaaaaaar dan harganya yang terjangkau, serta komentar temanku yang orang Jepang yang pernah makan di sana juga. Yang bilang kalau rasa ramen di kios itu mirip dengan ramen yang ada di Jepang. Tapi kalo di kota gudeg sudah pasti Halalnya, sedangkan di Jepang belum tentu. Bersyukur dapat mencicipi ramen pertama kali di kota gudeg ini. (^_~)b
Jika Anda sekalian ada yang jadi pecinta naruto atau manga atau anime Jepang atau pecinta kuliner Jepang, yang kebetulan sedang mampir di kota gudeg, boleh lah mampir untuk mencicipinya. Kios ramen ini bernama Saporo Ramen yang beralamat di jalan Kaliurang Km 11, selatan toserba WS. Agak ngiklan sih, tapi sebagai penikmat kuliner sepertinya dosa rasanya kalo aku tidak membagi informasi ini. Jadi, kalau mau makan ramen Halal dan kebetulan ada di kota gudeg, tidak ada salahnya untuk mampir. (^_^)/

Yogyakarta, 19 Desember 2013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s