Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2014

Posted on Updated on

“Pendidikan mutlak diperlukan dalam kehidupan”, setidaknya itulah yang selalu saya pikirkan. Dan pendidikan tidak melulu didapatkan dari lembaga resmi pendidikan, seperti sekolah. Karena, banyak ilmu yang kita dapat dari luar sekolah. Contohnya saja di rumah, banyak pembelajaran dasar yang dapat diajarkan, misal tentang sopan santun yang mulai diajarkan dari lingkungan rumah, oleh orang tua, keluarga, maupun tetangga dekat rumah.
Sekarang ini, saya melihat untuk sisi sopan santun di kalangan adek-adek saya (usianya sekitar 15-23 tahunan) agak berkurang, atau malah gak ada sama sekali. Entahlah, apa saya yang terlalu kolot, ataukah memang tren ini yang sedang terjadi. Banyak sekali kejadian yang membuat saya sering geleng-geleng kepala melihat kelakuan mereka.

Contohnya saja, sekarang ini lorong di kampus saya, tempat orang untuk jalan, sering dijadikan tempat diskusi oleh para adek kelas, sehingga memenuhi, dan sulit untuk dilewati. Saya menganggap hal ini tidak sopan, kenapa? Apakah mereka tidak berfikir, kalau lorong adalah tempat orang lewat (berlalu-lalang), sempit, dan pastinya bukan tempat untuk diskusi. Tapi kalau mereka diskusi di lorong hingga memenuhi ruang, kan ya membuat susah orang lain, selain hal itu kurang patut atau kurang sopan juga.

Masih berhubungan dengan sopan santun, tidak menghormati dan menghargai orang yang lebih tua. Di tempat saya menuntut ilmu jenjang S1 saya, para dosennya memang memposisikan diri untuk lebih dekat dengan para mahasiswanya. Namun ada beberapa hal yang dilakukan oleh adek angkatan saya yang membuat saya kembali geleng-geleng kepala. Pernah suatu ketika, ada mahasiswa yang akan melaksanakan seminar proposal penelitian, harusnya diadakan Kamis minggu ini, namun karena suatu hal seminar tersebut harus diundur. Masak ya  sang mahasiswa memberitahukan hal tersebut lewat SMS dengan bahasa yang seadanya(seperti dengan temannya) pada dosen pembimbing pendampingnya. Aduh, ampun deh, memang dosen itu boleh dianggap sebagai teman atau sahabat, tetapi beliau kan lebih tua dari kita, setidaknya buatkan SMS yang lebih sopan, atau menghadap langsung, itu lebih baik (kalau memungkinkan).

ampun dah
Kalau hal-hal kecil semacam ini dibiarkan terus, saya takut kalau nanti akan banyak generasi muda Indonesia yang kehilangan sifat kesopanan dan kesantunannya. Mungkin tulisan saya ini akan menyinggung beberapa pihak. Sebelumnya saya minta maaf, tapi terus terang saja saya prihatin, dan sebagai bangsa yang bermartabat mari bersama-sama kita perbaiki sifat-sifat yang kurang baik ataupun kurang sopan. Untuk Indonesia yang lebih baik, untuk masa depan yang lebih cerah.  Selamat Hari Pendidikan Nasional 02 Mei 2014. Terimakasih sudah mampir dan membaca. (^_^)V

Yogyakarta, 02 Mei 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s