Dia

Posted on Updated on

Langkah kakiku terhenti sejenak
Menatap dalam lukisan yang terpajang
Entah mengapa tetiba ku rasa sesak
Apakah mungkin karna namanya yang terpampang

Dia, yang dulu pernah singgah dalam ingatan termanisku
Dia, yang dulu selalu kucari-cari hingga lelah hati
Dia, yang dulu pernah berujar bahwa tak perlu lagi ku mengejar
Dia, yang sekarang telah berpaling dan pergi ke lain dimensi

Kini kulihat lagi namanya tertulis dalam sebuah lukisan
Lukisan indah yang baik rupa dan sarat makna
Memang itulah gayanya, setiap goresan kuasnya tersirat banyak pesan
Meski kadang tak setiap kali mudah untuk dicerna kepala

Bulir bening tak terasa mengalir turun ke bumi
Teringat kembali akan sosoknya yang selalu bersahaja
Dialah yang dulu jadi penghuni tetap di hati
Kini telah pergi ke dimensi yang berbeda

Yogyakarta, 04 Juli 2014

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s