Virus ‘Merajut’ #4

Posted on Updated on

Hai, ketemu lagi, setelah sekian lama menunggu, akhirnya rajutanku berhasil kuselesaikan. Yeay, Alhamdulillah tidak mengecewakan (menurutku). Kali ini aku mencoba membuat Handbag, dengan pola yang baru kupelajari. Aku mencoba membuat handbag dengan sedikit sentuhan popcorn stitch.

Kaya gini ni hasil rajutan handbag pertamaku

wpid-img20141016001.jpg

Cukup lumayankan bagi yang baru belajar merajut?

Handmade yang satu ini, cukup menguras waktu, terutama

untuk bagian dalam (lapisan dalam)nya. Total waktu yang kubutuhkan buat menyelesaikan rajutan ini kurang lebih 3-4 minggu. Mulai dari pemilihan benang, membuat dasaran, merajut badan tas, dan mem’finishing‘ tampilannya.

Ini bagian popcorn stitch nya

wpid-img20141015005.jpg

Keinginan untuk membuat handbag disebabkan kebingunganku mau memberikan kado apa untuk kenalanku yang mau berulangtahun. Beliau sudah tidak muda lagi, tapi teteup berjiwa muda kok. Setiap minggunya, beliau selalu menghadiri acara pengajian rutin. Jadi kupikir, mungkin aku bisa membuatkan sebuah tas kecil, yang bisa digunakan untuk acara pengajian tersebut, atau acara yang lain yang memungkinkan untuk dapat menggunakannya.

Sengaja kupilih warna magenta untuk bagian polosnya, dan warna kombinasi yang sesuai untuk pola popcorn stitch nya. Tadinya mau kucari warna merah maroon, sesuai warna kesukaan beliau, tapi tak kutemukan. Rajutanku kali ini kubuat kombinasi, tidak full semua rajutan. Bagian dasarnya aku menggunakan kain yang agak kaku, baru bagian selanjutnya kurajut.

Aku meminta bantuan ‘guru merajut’ku miss Elok untuk mengajariku cara membuat popcorn stitch. Selanjutnya harus kukembangkan sendiri, sesuai dengan imajinasiku. Dan selalu harus diingat, jangan lupa menghitung, karena tidak ada pola jang jelas untuk contekan. Salah hitung, rajutan bisa terancam dibubarkan dan harus mengulang dari awal. Udah sering banget ngalami hal ini, untung benangnya bisa diajak kerja sama. 😀

Setelah seminggu rajutan tasnya jadi, mulai deh bingung, bagaimana masang dalamannya. Berbagai bahan dan cara kucoba, namun belum menemukan yang cocok. Hingga, kuputuskan memakai kulit imitasi tipis buat dalaman tasnya. Biar ada bentuknya maksudku, dan tetap ringan waktu dibawa. Dua minggu lamanya aku berkutat untuk menentukan dan merangkai dalaman tas yang kubuat ini. Seminggu terakhir giliran menentukan dan membuat handle yang pas buat handbag ini.

Gini nih awalnya waktu belum ber handle

wpid-img20141015003.jpg

Meski butuh perjuangan yang tidak mudah, aku merasa sangat senang karena hasilnya cukup memuaskan. Beberapa bagian memang belum terlalu rapi. Aku masih tahap belajar, mencoba, dan terus mencoba. Jadi salah tak apa, semua itu butuh proses.

wpid-img20141016002.jpgHandbag ini berdimensi 22cm x 8cm x 16cm

Pada akhirnya tas tersebut kuserahkan telat 10 hari, dari peringatan hari lahir beliau. Dan yang kusuka, beliau menyukainya, dan menyarankanku untuk coba membuat yang lain dan menjualnya. Ah, aku senang, tapi aku masih belum percaya diri karena merasa hasil buatanku belum rapi, masih butuh banyak belajar. Tapi mungkin suatu saat nanti, akan kukomersilkan handbag buatanku. Semangat!!! Sekian ceritaku hari ini, terimakasih sudah mampir. (^_^)b

Yogyakarta, 22 Oktober 2014
@mayHpt06

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s