Teori Oh Teori

Posted on

Sering merasa kesal dengan pendapat seseorang, atau nasehat seseorang tentang cara mengatasi masalah yang tengah kita hadapi? Saya termasuk salah satunya, bagaimana tidak kesal, “dia” mungkin belum pernah berada di posisi yang sama seperti saya, kok bisa-bisanya ngomong seperti itu. Berdasarkan pengalaman tak seberapa di usia saya yang kini 26 tahun 6 bulan 15 hari, memang “teori-teori” pemecahaan masalah yang telah disampaikan oleh orang lain, jika “dia”nya belum pernah mengalami masalah yang sama dan belum berhasil survive dari masalah itu, berarti saat itu segala nasehatnya hanya sebatas “teori”. Dan teori tak selalu sama dengan kenyataan yang ada.
Picture1
Teori jika belum pernah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang mampu diakui secara logis maupun “tak logis” (karena tak selalu hasil penelitian mampu diungkapkan secara ‘logis’nya manusia), dapat saya katakan hal itu, hanya sekedar teori atau tulisan saja. Namun, jika memang telah ada bukti-bukti nyata tentang keberhasilan akan teori tersebut, lain lagi ceritanya. Oleh karena itu, setiap kali ada teman atau kenalan yang meminta pendapat pada saya, selalu saya katakan bahwa, ‘ini hanya pendapat dan teori saya, dan kenyataan tak pernah semudah perkataan’.
Yup, dari beberapa pengalaman yang belum seberapa ini, saya sedang mencoba belajar dan terus belajar untuk lebih menjaga ucapan atau pendapat yang berhubungan dengan orang lain. Karena meski permasalahaan kelihatan sama, belum tentu penyelesaian akan sama juga. Karena terkadang tanpa sadar saat mengutarakan mendapat, malah berujung menghakimi si empunya masalah tersebut, dan membuat si empunya masalah makin down, serta sakit hati (makin ngenes deh perasaan si empunya masalah). Yuk, belajar lagi untuk dapat mengutarakan pendapat atau pengalaman yang menyangkut pemecahaan masalah orang lain, dengan lebih bijaksana! Dan selalu percaya bahwa setiap masalah yang ada, sudah disiapkan oleh Sang Pencipta pemecahaannya, meski belum diketahui apa dan bagaimana bentuk pemecahaan masalah itu sendiri. Yup, “Sesudah Kesulitan PASTI Ada Jalan”, Keep Cheers, Keep Positiv Thinking, Keep Speak Wisely. Terima kasih sudah mampir, (^_^)b

Yogyakarta, 28 November 2014
@MayHpt06

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s