Berhenti, Berpikir, Berpaling

Posted on Updated on

Aku berhenti, berpikir, berpaling
Balik badan, menghindar, berpaling
Aku berpaling, buang muka
Malas kulihat wajah dan matanya

Aku berhenti, berpikir, lalu lari menjauh
Masih malas kulihat wajah, apalagi matanya
Aku sudah lelah dan teramat jenuh
Jenuh dengan keadaan yang ternyata masih sama

Aku pernah mencoba, tetap tegar berdiri
Tapi rasaku tak mau mengerti
‘dia’ seolah mau menang sendiri
Mudahnya keluar caci maki

Aku tak pernah ingin begini
Aku pun akhirnya hanya bisa berlari
Sembunyi, berpaling, tak mau lagi
Tak mau lagi kubiarkan ‘dia’ bebas mencaci maki

Biar hanya aku yang sakit, pilu, terkoyak
Tak ingin ku ‘dia’ bebas berteriak tak terayak
Kuingin ‘dia’ tenang setenang air jernih
Dan tak jadi penyebab perih

Aku memilih lari, menghindar, berpaling
Darinya yang mungkin memang juling
Aku memilih lari, sejauh lari kubisa
Agar aku tak membuat luka makin menganga
Aku berhenti, berpikir, berpaling, berlalu

Yogyakarta, 04 Desember 2014
@MayHpt06

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s