Dear My Future Okasan

Posted on Updated on

Hari ke-17
Yogyakarta, 15 Februari 2015

Kepada:
Yth. Mamanya Mase
Di Rumah

Dear Mamanya Mase,
Bagaimana kabar Mama? Semoga selalu sehat dan selalu dalam lindungan Yang Kuasa (aamiiin).
Pertama kali kita bertemu akhir tahun 2013, saat itu saya sedang mengurus sesuatu di kota ini. Saya hanya beberapa hari di sini, jadi kesempatan itu saya gunakan untuk bertemu dengan Mama yang telah membawa orang yang saya sukai ke dunia ini. Saya merasa pertemuan pertama kita kurang menyenangkan, bahkan kesan setelah itu membuat masing-masing dari kita kurang nyaman. Tapi saya tetap mencoba untuk terus berfikiran positif, dan meyakinkan diri sendiri bahwa hal ini sesuatu yang wajar. Meski hal itu cukup sulit dilakukan, bahkan hal itu sering membuat Mase dan saya bertengkar karena kesalahpahaman kecil. Namun, alhamdulillah, berkat hal itu hubungan kami malah makin baik. Mamanya Mase, sekarang saya mulai mengerti mengapa Mama bersikap seperti itu. Saya paham, dan saya mencoba menerimanya. Dan menurut saya, hubungan kita jauh lebih baik dan lebih saling memahami meski kita tak pernah benar-benar mengobrol dengan dekat. Hal itu terlihat dari senyuman Mama dan juga ijin yang Mama berikan ke Mase dan saya. Saya senang melihat dan merasakan hal itu.
Mamanya Mase, saya mungkin bukan seorang perempuan ideal yang menurut mama cocok buat Mase. Tapi saya cukup yakin bahwa saya mampu memenuhi beberapa kriteria yang Mama berikan untuk menjadi calon teman hidup Mase. Jadi saya akan tetap bertahan dan juga bersabar hingga hari yang ditakdirkan itu kan datang. Maafkan saya untuk sikap saya yang tetap kekeuh mempertahankan mendapat saya. Karena saya merasa kami (Mase dan saya) saling membutuhkan, dan bersama-sama kami merasa nyaman (ini yang menjadi dasar saya untuk tetap menyukai mase sampai sekarang).
Mamanya mase, saya mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga karena Mama dan Papanya Mase, telah membentuk pribadi yang luar biasa pada diri Mase. Banyak hal positif yang saya pelajari dari sifat dan sikap yang Mase tunjukkan pada saya. Saya sangat yakin, hanya keluarga hebat yang luar biasa yang mampu membentuk karakter itu. Saya sangat-sangat berterima kasih, atas kesempatan yang sangat luar biasa ini. Saya berharap semoga memang sayalah perempuan yang tepat bagi Mase. Mamanya Mase, demikian surat ini saya tulis, terima kasih atas waktu dan kesempatannya. Mamanya Mase, saya berharap semoga kita bisa segera ngobrol berdua dengan akrab, aamiiin.

Dari saya, yang memberanikan diri menyukai anak Mamanya Mase
Maylia Rachmawati

Iklan

2 thoughts on “Dear My Future Okasan

    eqoxa said:
    Februari 15, 2015 pukul 12:13 pm

    semoga jadi, amin amin amin.
    langgeng yaaa
    -ikavuje

      mayhpt06 responded:
      Februari 15, 2015 pukul 4:35 pm

      Aamiiiin, makasih kak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s