puisi

Berat Berakhir Benci

Posted on

Kupegang kepalaku, erat
Sakit, terasa begitu berat
Entah apa yang sedang bergantung Baca entri selengkapnya »

Iklan

Bukan Aku Kamu Tapi Kita

Posted on

image

Kamu aku kita memutuskan menjalani apa adanya
Tak ada penyesalan maupun rasa ingin mengulang, mengembalikan keadaan
Aku Kamu Kita masih mencoba berdiri tertatih Baca entri selengkapnya »

Aku, Akanku

Posted on

Aku dan beberapa akanku
Seringku tak tahu
Akanku akanmu beradu satu
Lepas terurai kemudian bisu

Baca entri selengkapnya »

Teguh Hati

Posted on Updated on

Temaram cahaya matahari
Dalam ruangan ku sepi sendiri
Ingin kunyalakan lampu penerang hati
Namun urung, karna listrik mati suri

Baca entri selengkapnya »

Geramku

Posted on Updated on

Geram kurasa di sekujur jasadku tak terbendung lagi
Menilik warta di Dunia Maya begitu gencarnya mencerca
Begitu mudahnya mereka, manusia, menilai manusia lainnya tanpa bukti
Seakan-akan hanya mereka yang berhak jadi hakim yang punya kuasa

Baca entri selengkapnya »

Hanya Waktu Yang Tahu

Posted on Updated on

Akan tiba di suatu masa
Kau dan aku kan berdua
Bercanda, tertawa dan menangis bersama
Jika kali ini kita masih terpisah
Tak apa, tak perlu resah Baca entri selengkapnya »

Aku Cinta Itu Saja

Posted on Updated on

Aku cinta Kau, itu saja
Meski tanpa mengumbar kata
Aku cinta Kau, itu saja
Meski Kau tak mengerti dan tak terima
Aku cinta Kau, itu saja
Biar, aku tak peduli apa yang kan kau kata

GR020 Baca entri selengkapnya »